Monday, January 9, 2017

Tergantung Cuaca

Jika pujangga selalu memuji kopi tanpa tendensi
Apa kabar teh yang sejenak saja lupa kau toleh
Jika hujan membuat rindu semakin belingsatan
Apa kabar terik yang sejenak saja enggan kau lirik

No comments:

Post a Comment

Kau harus segera temui kepalaku yang sekeras batu. Hingga detik ini Ia masih bertahan menunggumu. Jangan tanya mengapa Ia sekeras itu. ...