Monday, February 6, 2017

Mengapa Aku Sayangi Kau Lebih dari Siapapun?


Tahu kau mengapa aku sayangi kau lebih dari siapapun? Karena kau menulis. Suaramu takkan padam ditelan angin, akan abadi sampai jauh, jauh di kemudian hari.
Membaca kutipan Eyang Pramoedya Ananta Toer ini aku jadi teringat seseorang. Ya, menyayangi dia dan menginginkan lebih dari orang lain karena Ia menulis. Sesederhana itu. Tapi perasaan ini tak pernah sederhana. Sayangnya kini aku sudah tidak lagi tahu apa dia masih menulis keresahannya atau tidak. Yang aku tahu 3 hari yang lalu dia menulis sebaris ucapan ulang tahun untukku. 
Payahnya, sejak patahku beberapa waktu yang lalu aku masih sering menulis untuk nama yang sama. Untuk dia. Aku belum berhenti. Aku tak peduli terbaca atau tidak. Sebab aku percaya kata Yovan Lovendo bahwa meski tak dihargai, sebuah tulisan takkan pernah kehilangan harga diri.

No comments:

Post a Comment

Kau harus segera temui kepalaku yang sekeras batu. Hingga detik ini Ia masih bertahan menunggumu. Jangan tanya mengapa Ia sekeras itu. ...